-->
  • Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Viral di Medsos Sepasang Sejoli Tidur Berpelukan di Mushola, Advokat Zulkifli Lubis SH Minta Polisi dan Ulama Usut Tuntas

    03 April 2026, April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T16:43:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Nusantaramaju.com - Sebuah video yang memperlihatkan sepasang sejoli tidur berpelukan di dalam mushola viral di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai kalangan masyarakat. 


    Aksi yang dinilai tidak pantas tersebut diketahui terjadi di sebuah mushola kawasan wisata Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang membuat geram warga masyarakat.


    Dalam video yang beredar di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, terlihat seorang pria dan wanita tertidur sambil berpelukan di dalam mushola.


    Menanggapi peristiwa tersebut, Advokat senior Zulkifli Lubis SH, di Medan, Jum'at (3/4/2026) meminta aparat kepolisian bersama tokoh agama setempat untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut.


    Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar norma kesopanan, tetapi juga mencederai nilai-nilai agama karena dilakukan di tempat ibadah.


    “Ini bukan hanya soal etika, tetapi juga menyangkut kesucian rumah ibadah. Kami meminta pihak kepolisian bersama ulama dan tokoh masyarakat untuk mengusut tuntas kejadian ini,” ujarnya .


    Ia juga meminta pengurus mushola dan masyarakat setempat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap rumah ibadah, sehingga tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


    “Rumah ibadah adalah tempat yang harus dijaga kehormatannya. Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya lagi.


    Sebelumnya, kecaman juga datang dari Aktivis Pemuda Muslim Sumut, Solihan Hasibuan, Jum'at (3/4/2026) merespon hal itu, ia menilai tindakan tersebut tidak pantas dan mencederai kesucian rumah ibadah. 


    Ia menegaskan mushola merupakan tempat untuk beribadah, bukan tempat melakukan aktivitas yang dinilai melanggar norma agama dan kesopanan.


    Kasus ini masih menjadi sorotan warganet dan memicu berbagai reaksi, sebagian besar mengecam tindakan yang dianggap tidak menghormati tempat ibadah tersebut. (Red.06)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun