Nusantaramaju.com - Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan masyarakat Komplek Perumnas Martubung, Komplek New Tulip Kel.Tangkahan Kec.Medan Labuhan, melalui pelaksanaan ibadah kurban secara mandiri.
Tokoh masyarakat, Mustopa yang juga merupakan Ketua STM setempat, menegaskan bahwa kurban mandiri merupakan wujud nyata kepedulian tanpa batas dari warga untuk warga, yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Mustopa, momentum Hari Raya Iduladha tidak hanya menjadi sarana menjalankan perintah agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.
Melalui kurban mandiri, warga secara sukarela menyisihkan rezekinya untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
"Kurban mandiri adalah bukti bahwa kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Ini bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Mustopa, Jum'at (29/5/2026) seraya menyebut, BKM Masjid Abdurrahman Bin Auf menyembelih 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing kurban.
Ia menilai, semakin banyak warga yang berpartisipasi dalam kurban mandiri, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Daging kurban yang dibagikan secara merata menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan yang harus terus dijaga.
Musthofa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ibadah kurban sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama.
Menurutnya, semangat berbagi yang tumbuh saat Iduladha perlu terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian yang diajarkan melalui ibadah kurban dapat menjadi inspirasi untuk terus membantu sesama, tidak hanya saat Idul Adha tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat secara berkelanjutan," urai Mustopa, didampingi Ketua BKM Masjid Abdurrahman Bin Auf, Mhd Roihan Lubis.
Dengan semangat kurban mandiri, Mustopa optimistis budaya gotong royong dan kepedulian sosial akan terus tumbuh, menjadi kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan penuh rasa persaudaraan, tutupnya. (Red.06)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun