-->
  • Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Antrean Panjang Isi BBM di SPBU, Chairul Umam Sinaga Minta Pemerintah Jangan Buat Panik Rakyat

    15 Juli 2026, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T09:55:56Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Nusantaramaju.com - Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah menjadi perhatian Pemuda Muslimin Indonesia Sumatera Utara (Sumut). 


    Organisasi tersebut meminta pemerintah dan pihak terkait segera memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan.


    Sekretaris PW Pemuda Muslim Sumut, Chairul Umam Sinaga, S.Sos, menyoroti hal tersebut, Rabu (15/7/2026) kepada awak media menyampaikan bahwa antrean panjang yang terjadi telah memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. 


    Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi distribusi maupun ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).


    "Jangan sampai masyarakat dibuat panik akibat minimnya informasi. Pemerintah harus hadir memberikan kepastian sehingga tidak muncul spekulasi yang dapat memperburuk keadaan," ujar Chairul Umam Sinaga yang juga merupakan pengusaha di Medan.


    Pemuda Muslim Sumut menilai keterbukaan informasi sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Jika memang terdapat kendala dalam distribusi BBM, pemerintah diharapkan menyampaikan penyebab serta langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk mengatasinya.


    Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying). 


    Menurut tokoh muda ini, tindakan tersebut justru berpotensi memperparah antrean dan mengganggu distribusi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


    Pemuda Muslim Sumut juga meminta instansi terkait bersama aparat pengawas untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan.


    "Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait, serta memberikan informasi yang akurat kepada publik. Dengan demikian, situasi dapat kembali kondusif dan masyarakat tidak lagi diliputi rasa cemas," tutupnya. (Red.06)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun