• Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Kapolda Sumut Bersama Forkopimda Doa Bersama Untuk Aremania dan Sepak Bola Indonesia

    05 Oktober 2022, Oktober 05, 2022 WIB Last Updated 2022-10-05T01:13:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Teks foto : Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra bersama dengan Forkompinda Sumut dan tokoh agama berdoa bersama.(istimewa)


    Nusantara maju.com - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra bersama dengan Gubernur Edy Rahmayadi, Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen Dahniel dan seluruh unsur Forkopimda daerah setempat mengelar doa bersama di Gelanggang Olahraga (GOR) mini yang berada di Jalan Pancing, Medan Selasa (4/10/2022).


    Doa bersama dilakukan terkait dengan insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, yang menyebabkan ratusan penonton sepak bola meninggal dunia.


    Selain berdoa bersama, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara yang beragama Islam ini juga menggelar sholat gaib untuk mendoakan agar insiden kerusuhan itu tidak terulang kembali didaerah itu maupun daerah yang lainnya di Indonesia.


    Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku prihatin dengan kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Sebab, insiden ini pasti tidak diinginkan oleh siapapun.


    "Jadi, doa bersama ini kita lakukan agar insiden kerusuhan di Malang, Jawa Timur tidak terulang kembali. Selain itu, kita juga berdoa agar keluar dari korban diberikan ketabahan serta kesabaran," kata Edy.


    Selain itu, untuk yang mengalami luka berat dan luka ringan, Edy berharap agar segera sembuh dan dapat beraktivitas seperti sediakalanya.


    "Insiden ini, siapapun tidak ada yang menginginkan. Maka, marilah kita saling introspeksi diri kita. Doa kita untuk Aremania dan sepak bola Indonesia," tuturnya.


    Selain itu, Edy juga berpesan agar seluruh steak holder harus saling menghargai dan bekerja sama. Terutama dalam bidang keamanan.


    "TNI - Polri dan Pemerintah daerah harus saling menghargai dan bekerja sama, untuk memajukan persepakbolaan kita saat ini," tambahnya.


    Diakui Edy, bahwa sepak bola tidak terlepas dari lapangan, atlit dan seporter. Jika semuanya tidak meletakkan diri kepada tempatnya. Maka sepak bola di daerah kita ini tidak bisa berkembang.


    "Semuanya harus diatur, agar sepak bola kita semakin profesional agar pertandingan sepak bola enak ditonton," terangnya.


    Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra mengatakan bahwa doa bersama ini diutamakan untuk insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur.


    "Kami dari Unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara mendoakan semoga keluarga korban diberikan kesabaran," terangnya.(Reza)



    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun