Nusantaramaju.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, M.M., genap berusia 59 tahun pada Minggu (11/10/2026). Lahir di Lumban Lintong pada 11 Oktober 1967, Rapidin pernah menjabat sebagai Bupati Samosir sebelum melanjutkan pengabdiannya sebagai wakil rakyat di tingkat nasional.
Momentum ulang tahun ini berlangsung di tengah berbagai persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi anak tersebut perlu disertai pengawasan terhadap kualitas makanan, keamanan pangan, dan tanggung jawab yang jelas apabila terjadi persoalan dalam pelaksanaannya.
Perhatian terhadap pelaksanaan MBG juga mengemuka di Kabupaten Karo setelah sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan program tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br. Tarigan, sebelumnya memimpin penyampaian aspirasi orang tua siswa ke Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta. Aspirasi yang disampaikan meliputi penanganan kesehatan siswa, pemeriksaan lanjutan, kejelasan hasil pemeriksaan laboratorium, serta kepastian tanggung jawab dan kompensasi bagi keluarga terdampak.
Iriani Br. Tarigan turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-59 kepada Rapidin Simbolon. Ia berharap Rapidin senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat serta terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam mendorong kebijakan yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat luas.
“Selamat ulang tahun ke-59 kepada Bapak Rapidin Simbolon. Semoga selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab kepada masyarakat. Harapan kita, perhatian terhadap persoalan rakyat terus menjadi bagian penting dari kerja politik, termasuk memastikan program-program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Iriani.
Terkait pelaksanaan MBG, Iriani menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak harus disertai perhatian serius terhadap kualitas makanan dan keamanan pangan. Menurutnya, tujuan program yang baik harus didukung pelaksanaan yang bertanggung jawab, termasuk kepastian penanganan apabila muncul persoalan yang berdampak pada kesehatan siswa.
“Program Makan Bergizi Gratis menyangkut kebutuhan anak-anak, sehingga kualitas makanan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian serius. Ketika ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan, penanganannya tidak boleh berhenti pada pemeriksaan awal. Harus ada kejelasan mengenai hasil pemeriksaan, tindak lanjut terhadap kondisi siswa, dan tanggung jawab kepada keluarga terdampak. Orang tua berhak mendapatkan penjelasan yang terang, sementara anak-anak harus memperoleh perlindungan dan penanganan yang dibutuhkan,” lanjutnya.
Dia menambahkan, koordinasi antara lembaga terkait, penyedia makanan, dan pihak yang bertanggung jawab perlu ditindaklanjuti sampai persoalan memperoleh kejelasan. Pengawasan juga perlu diperkuat agar pelaksanaan MBG tetap berorientasi pada tujuan pemenuhan gizi tanpa mengabaikan keselamatan penerima manfaat.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, S.T., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Rapidin Simbolon. Ia berharap pertambahan usia tersebut menjadi momentum untuk terus menjaga komitmen terhadap kepentingan masyarakat, terutama dalam memperjuangkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
“Selamat ulang tahun ke-59 kepada Bapak Rapidin Simbolon. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas. Bagi seorang kader partai, tanggung jawab kepada rakyat harus selalu menjadi perhatian. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perlu didengar dan diperjuangkan agar kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan,” ujar Sutrisno.
Menurut Sutrisno, keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan keseriusan dalam menangani persoalan yang muncul. Dalam pelaksanaan MBG, pemenuhan gizi anak harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan pangan dan pengawasan yang memadai.
Ia menilai setiap persoalan yang muncul di lapangan perlu ditindaklanjuti secara terbuka dan bertanggung jawab. Evaluasi harus menghasilkan perbaikan nyata, sementara masyarakat yang terdampak berhak memperoleh penjelasan dan penanganan yang layak.
Bagi PDI Perjuangan, perhatian terhadap persoalan masyarakat perlu diwujudkan melalui kerja nyata dan pengawalan terhadap kebijakan publik. Momentum ulang tahun Rapidin Simbolon ke-59 menjadi kesempatan untuk kembali menempatkan kepentingan rakyat sebagai bagian penting dari perjalanan politik, termasuk memastikan program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dilaksanakan secara bertanggung jawab.
“Pada akhirnya, program pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Ketika muncul persoalan, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar penjelasan, tetapi juga penyelesaian dan perbaikan. Semoga di usia ke-59 ini, semangat untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat tetap terjaga dan setiap langkah pengabdian membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup Sutrisno Pangaribuan.(Ril)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun