Nusantaramaju.com - Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, pasangan Muhammad Mas’ud Silalahi dan Triyadita Adelina Lubis menggelar Aqiqah dan Menabalkan nama untuk anak pertamanya dengan nama Muhammad Al-Mujaddid Silalahi.
Acara tersebut digelar di Tanah Jawa, Blok 10 Dusun 4 Tetap Rejo (Dekat SD 091561), Desa Totap Majawa, Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu, (18/01/2026).
Pantauan awak media dilokasi, acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan bersama keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar.
Kegiatan aqiqah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan kebahagiaan sekaligus doa agar sang buah hati tumbuh menjadi anak yang sehat, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
Muhammad Mas’ud Silalahi dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh keluarga dan tamu undangan yang telah hadir serta turut mendoakan anak pertamanya.
Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan menjadi keberkahan bagi keluarga kecilnya.
“Ini adalah bentuk rasa syukur kami atas amanah yang diberikan Allah SWT. Semoga anak kami kelak menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, dan membawa kebaikan bagi banyak orang,” ujar Mas'ud Silalahi yang merupakan kader HMI dan dikenal seorang pengusaha transportasi di Medan.
Acara aqiqah tersebut juga diisi dengan pembacaan doa dan penyerahan hidangan kepada para tamu undangan serta masyarakat sekitar, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan sosial.
Suasana kekeluargaan dan kebahagiaan tampak jelas mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan harapan besar kedua orang tua dalam mengawali perjalanan kehidupan anak pertamanya dengan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.
Sebelumnya, rangkaian acara dari mulai marhaban, upah-upah sampai penabalan nama berjalan dengan penuh haru dari para tamu hadirin yang berhadir serta pihak keluarga.
Ucapan selamat dan doa-doa kebaikan untuk ananda Muhammad Al-Mujaddid Silalahi yang baru saja ditabalkan silih berganti dari tamu undangan, terlihat hadir para tokoh masyarakat, ulama, serta masyarakat sekitar. (Red.06)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun