-->
  • Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Berkat Kurniawan Laoli anggota DPRD Sumut Dapil Nias Dorong Wapres Percepat Pembangunan Jembatan

    07 Januari 2026, Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T05:16:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Nusantaramaju.com – Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut VIII Kepulauan Nias, Berkat Kurniawan Laoli, meminta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka agar segera menangani dan mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan, di wilayah Kepulauan Nias.


    Hal tersebut disampaikan Berkat kepada wartawan di Medan, Rabu (7/1/2026) Menurutnya, jembatan merupakan sarana vital yang menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat Nias, sehingga keberadaannya sangat menentukan aktivitas sosial dan ekonomi warga.


    “Jembatan adalah infrastruktur dasar. Jika akses ini terganggu, maka aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat akan ikut terhambat,” ujar Berkat yang merupakan politisi Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut.


    Berkat menyambut baik langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memerintahkan percepatan pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Gomo, Kabupaten Nias Selatan, yang dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat di empat desa sekitar.


    Dalam keterangan tertulis terkait kunjungan kerjanya di Nias, Minggu (21/12/2025), Wapres Gibran menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung Sungai Gomo harus segera ditindaklanjuti secara terpadu dengan memperhatikan kondisi geografis wilayah serta aspek keselamatan warga.


    “Saya telah meminta agar rencana pembangunan jembatan tersebut segera ditindaklanjuti secara terpadu dengan memperhatikan kondisi geografis dan aspek keselamatan,” kata Gibran.


    Menurut Wapres, jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak, mengingat sekitar 60 persen siswa SMKN 1 Boronadu berada di seberang sungai dan sangat bergantung pada akses penyeberangan. Ketika sungai meluap, sedikitnya empat desa berpotensi terisolasi.


    Kondisi ini tidak hanya mengganggu proses belajar-mengajar, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, Gibran menekankan pentingnya perencanaan pembangunan infrastruktur dasar yang matang, aman, dan berkelanjutan.


    Ia juga berharap pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi bagian dari kehadiran nyata negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses.


    “Dengan begitu, kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Gibran.


    Sementara itu, Berkat Kurniawan Laoli menilai perhatian pemerintah pusat terhadap Nias harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi, terutama dalam konteks pembangunan infrastruktur dan penanganan dampak bencana alam.


    Sebelumnya, Berkat menyebut, masyarakat Nias harus merdeka jika banjir dan longsor di Sumut tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. (Red.06)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun