-->
  • Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ukhuwah Islamiyah Sebagai Perekat Persatuan

    19 Maret 2026, Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T10:41:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Nusantaramaju.com - Salah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan suci Ramadan adalah mengerjakan salat tarawih berjamaah. Ukhuwah islamiyah terjadi saat kita salat tarawih berjamaah. 


    "Mestinya di luar salat berjamaah ukhuwah islamiyah juga terjadi. Jadi bulan suci Ramadan selama sebulan ini harus berbekas sebagai bekal menjalani 11 bulan lainnya baik itu ibadahnya, akhlaknya, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah juga harus lebih ditingkatkan,"demikian disampaikan KH Ustaz Khumaidi Al Jabali, SPdi saat mengisi Safari Ramadan 1447 Hijriah bertema "Ramadan Mempererat Ukhuwah Islamiyah,  Memperkokoh Persatuan Bangsa," di Masjid Taqwa, Polonia, Medan, Rabu (18/3). 


    Lebih jauh, di penghujung bulan suci Ramadan, kata Ustaz Khumaidi, kita harus pandai-pandai mengambil hikmah Ramadan. Sebab, orang yang sukses dalam menjalani Ramadan, adalah orang yang bisa merubah diri. "Karena Ramadan ini ibarat training. Orang yang sukses mengikuti Ramadan ini mestinya berubah minimal tambah ilmu, tambah iman, tambah ibadah dan akhlaknya,"sebutnya. 


    Kalau ternyata setelah Ramadan tidak ada bekasnya, bisa selama mengikuti Ramadan  ini tidak sempurna. Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari Ramadan diantaranya, puasa, salat tarawih berjamaah dan zakat fitrah. Dengan berpuasa, kata Ustaz Khumaidi, kita akan mengetahui bagaimana di luar sana orang yang mengalami kelaparan. 


    Kalau kita sudah tahu bagaimana rasanya orang yang kelaparan diharapkan akan menumbuhkan sikap empati dan kepedulian pada orang yang membutuhkan dan kelaparan. "Hikmah lainnya dari berpuasa ialah melatih kejujuran dan kesabaran. Mestinya setelah bulan Ramadan berlalu dan kita tidak berpuasa lagi kejujuran dan kesabaran ini tetap terbawa,"ungkapnya. 


    Sementara Ketua BKM Masjid Taqwa Polonia, Medan, Munawar menambahkan, Safari Ramadan yang mengangkat tema ukhuwah islamiyah sangat releven dengan kondisi bangsa yang multikultural dan heterogen menjadi pengingat bagi kita semua. Kita butuh perekat yang menyatukan keragaman umat di Indonesia salah satu tindak konkritnya Safari Ramadan kita pada malam ini. 


    Sekadar informasi, rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijirah ini sebelumnya juga sudah terlaksana dengan baik di 

    Masjid Fail Khoir, Kampung Lalang, Jalan Gunung Krakatau 1, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi. *(Tim)*

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun