-->
  • Jelajahi

    Copyright © Nusantara Maju
    Best Viral Premium Blogger Templates

    DPC PPP Medan Tolak Muswil PPP Sumut di Balige, Abdul Rani: Itu Muswil “Abal-abal”

    10 Februari 2026, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T05:12:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Nusantaramaju.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan secara tegas menolak Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Sumatera Utara yang digelar di Balige. 


    Penolakan itu disampaikan Ketua DPC PPP Kota Medan, Abdul Rani, SH, yang menilai Muswil tersebut tidak sah dan menyalahi aturan partai.


    Menurut Abdul Rani, pelaksanaan Muswil di Balige tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Sebab, Partai berlambang Ka'bah ini sekarang terbagi menjadi dua kubu, yakni, kubu Agus Suparmanto dan kubu Mardiono. 


    Keduanya sama-sama mengklaim terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PPP periode: 2025-2030, pada Muktamar X PPP yang diwarnai kericuhan beberapa waktu lalu, dan kini masih proses hukum (PTUN), kata Abdul Rani,SH anggota DPRD Kota Medan 3 (tiga) periode terakhir tahun 2024, Senin (9/2/2026) di Medan.


    “Kami tegaskan, Muswil yang digelar di Balige itu adalah Muswil abal-abal. Sebab, SK DPP PPP yang ditandatangani Mardiono tidak ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin. Mardiono memaksakan kehendak SK hanya ditandatangani Wasekjen", tegas Abdul Rani, di dampingi Pengurus PPP Medan, Dr. Iqbal Daulay, Zulham Nst, Ust.M.Yusuf, S.Ag, Ust..Syafaruddin, Zulhendra, dan lainnya.

     

    Ia menjelaskan, hingga saat ini kepengurusan DPW PPP Sumut dibawah kepemimpinan Jafaruddin Harahap, Sekretaris Wilayah, Usman Efendi Sitorus, dan Bendahara, Darwin Marpaung sah berdasarkan SK DPP PPP.


    Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan Muswil PPP Sumut di Balige yang tidak mendapatkan persetujuan dan mandat resmi dari DPP dianggap ilegal dan tidak memiliki kekuatan organisasi.


    “DPC PPP Medan tidak terkait Muswil di Balige tersebut. Jadi kami menolak hasil apa pun yang lahir dari kegiatan itu,” tegas Abdul Rani calon Wakil Walikota Medan berpasangan dengan Prof. Ridha pada pilkada lalu.


    “PPP ini partai besar, partai warisan ulama dan bersejarah. Jangan dirusak dengan manuver-manuver politik yang tidak bertanggungjawab,” katanya lagi.


    DPC PPP Medan, lanjut Abdul Rani, tetap berkomitmen mendukung langkah-langkah konsolidasi partai yang sah dan konstitusional, saat ini kami menunggu islah dari DPP PPP, agar kedua kubu bersatu. tutupnya. (Red.06)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berkomentarlah sesuai topik dan menjaga etika sopan-santun